Komponen-komponen Facade Gedung

Sifat atau watak fasad yang unik membuat unsur bangunan ini mempunyai dimensi 3 (atau 3 dimensi), bukan hanya  2 dimensi. Iya, benar. Facade gedung memiliki panjang, lebar dan tinggi sehingga Ia dikategorikan sebaga benda 3 dimensi. Seperti yang kita tahu, bahwa fasad (atau facade) mewakili karakter sebuaah bangunan atau gedung atu rumah. Ini khususnya di daerah perkotaan.

Apakah orang membangun properti ber fasad di desa? Ya kenapa tidak? Namun kebanyakan orang yang membuatnya adalah orang yang tinggal di perkotaan. Jadi, apa saja komponen dari sebuah fasad? Mari kita kulik satu persatu.

fasade laser cutting

Komponen Facade Gedung 1: Gerbang utama serta Entrance atau Pintu Masuk

Saat berjalan melewati satu bangunan, biasanya orang memandang bangunan dan mengapresiasi atau kadang juga menghujatnya. Semua tergantung apa yang mereka lihat. Karya arsitektur yang baik sangat penting di sini. Karena kembali lagi, bahwa pada intinya facade dan komponen yang lain adalah untuk Anda yang mementingkan karakter rumah, dan penilaian dari orang lain.

Disadari atau tidak, pintu masuk atau entrance menjadi semacam gerbang atau transisi dari dunia luar ke dunia dalam. Dari dunia umum, masuk ke dalam dunia yang privat. Pintu masuk manjadi sebuah statement kepada dunia luar tentang siapa diri Anda sebenarnya. Tegas atau hangat, kesan pertama inilah yang ditentukan oleh intu masuk Anda.

pagar minimalis stenlis
image: blogspot.com

Komponen Facade Gedung 2: Daerah Lantai Dasar / Lantai 1

Zona lantai dasar ialah sebuah elemen rumah di daaerah perkotaan (atau daerah urban) terutama dari sebuah Fasad bangunan. Dasar dari suatu bangunan tentu saja ialah lantai dasarnya. Lantai dasar ini merupakan elemen yang menandakan bahwa dia adalah properti urban dari satu karya seni bidang Fasade. Ini sebabnya adalah, karena facade berhubungan dengan bagaimana bertransisi ke tanah, sehingga facade tipe ini menggunakan material yang wajib lebih tahan lama atau awet dibanding dengan zona facade yang lain.

pagar minimalis stenlis
image: polarumah.com

Komponen Facade Gedung 3: Jendela serta pintu masuk ke bangunan

Jendela serta pintu dapat dilihat sebagai sebuah bagian spasi yang luas. Elemen ini menjadikan pemandangan alam di luar sana masuk ke dalam ruangan. Hidup di daerah perkotaan atau urban yang lebih baik, terwujud dengan terdapatnya bukaan dari dalam rumah atau properti menuju ke luar bangunan. Fungsi utama jendela yakni sebagai sumber sinar matahari untuk masuk ke ruang di dalam rumah. Sehingga sinar dari luar menerangi ruangan, dinding dan lantai di dalam rumah tersebut. Jendela juga bisa berfungsi sebagai bukaan bangunan yang menjadikan penghuninya bisa menikmati panorama alam dari dalam rumah.

Komponen Facade 3: Pagar Pembatas atau railling

Satu pagar pembatas atau railling diperlukan untuk membatasi fungsi sebuah ruangan. Coba bayangkan sebuah dapur tanpa batas. Bisa jadi orang-orang di dalamnya akan makan atau memasak atau menaruh piring dan perkakas masak di manapun mereka mau. Dengan adanya pembatas ruangan, orang jadi senang dan nyaman, karena setiap ruangan memiliki porsinya masing-masing. Pembatas ruangan juga berfungsi sebagai pelidung bila ada bahaya.

Jasa Laser Cutting Stainless Jakarta

Komponen Facade 4: Atap serta Akhiran Bangunan

Terdapat 2 berbagai jenis atap: ialah jenis atap mendatar serta atap menggunung. Keduanya kerap kali kita temui di Indonesia. Namun yang lebih kerap ditemukan ialah jenis atap menggunung atau gaya ailpne.

jasa pembuatan facade
image: blogspot.com

Atap merupakan bagian atas dari bangunan. Akhiran atap dalam konteks Fasade dilihat bagaikan pembatas antara bangunan dengan langit. Garis langit atau skyline yang dibangun oleh deretan Fasade serta wujud bangunannya, tidak cuma bisa dilihat bagaikan pembatas, namun bagaikan obyek yang memiliki rahasia serta memori kolektif masyarakat penduduknya. Puitis ya.

WhatsApp Hubungi Kami