Bagaimana Cara Mengatasi Mesin Grafir Besi Yang Rusak?

Bagaimana Cara Mengatasi Mesin Grafir Besi Yang Rusak?

Mesin memang alat modern yang sangat membantu pekerjaan, itulah sebabnya pekerjaan yang dilakukan oleh manusia menjadi jauh lebih ringan dibandingkan dengan menggunakan tenaga sendiri. Meski begitu, pasti ada saja kerusakaan pada mesin yang tidak bisa Anda hindari. Salah satunya adalah pada mesin grafir besi dan grafir material lainnya. Lalu, apa sih yang harus kita lakukan saat mesin rusak?

Tips Membenarkan Mesin Yang Rusak

Kerusakan pada mesin memang tidak bisa dihindari, meskipun Anda berpikir jika Anda sudah menjaga dengan baik mesinnya. Kemudian, tanpa mencoba untuk membenarkannya sendiri, Anda akan langsung pergi ke tempat servis untuk membenarkan mesinnya.

Alasannya pasti saja karena berpikir jika Anda tidak bisa membenarkannya sendiri dan takut lebih rusak dan harga pembetulannya menjadi jauh lebih besar. Padahal, Anda dapat menganalisa terlebih dahulu dan mencoba untuk membetulkan mesinnya sendiri.

Grafir Akrilik
Hasil dari mesin grafir di permukaan akrilik

Hasil yang Tidak Rapi dan Halus

Karena tujuan utama dari menggunakan mesin adalah hasil yang didapatkan lebih maksimal yaitu dengan mendapatkan hasil yang rapi serta halus. Apabila tidak rapi dan tidak halus, maka pembuatan menggunakan mesin terasa sia-sia. Jika memang sudah terlanjur dibuat dan hasil tidak rapi dan halus.

Anda dapat memeriksa apa jenis dari mesin laser grafir yang anda punya. Karena, mesin laser grafir memiliki dua jenis atau tipe yang harus Anda ketahui. Yaitu untuk bahan metal seperti stainless, aluminium, besi dan lain-lainnya. Kedua, untuk bahan yang non metal seperti kayu, akrilik, kertas, bambu, dan masih banyak lagi. Antara mesin metal dan non metal tentu saja memiliki cara kerja dan kekuatan yang berbeda-beda, maka apabila hasilnya tidak seperti yang Anda harapkan, Anda dapat memeriksa antara material dan jenis mesin yang digunakan.

Sinar Laser yang Tidak Kunjung Keluar

Apabila mesin yang Anda miliki sinar lasernya meredup atau tidak keluar sama sekali, Anda tidak perlu merasa panik. Terdapat beberapa hal yang memungkinkan laser tidak keluar, di antaranya adalah power supply, tekanan air, dan masalah pada tabung air.

Jika tekanan air pada mesin terlalu rendah, atau memang tidak bisa mendinginkan suhu pada tabung laser mesin grafir, maka hal ini bisa membuat sinar laser menjadi lebih redup atau tidak keluar sama sekali. Yang harus Anda lakukan adalah selalu mengecek persediaan air yang ada di dalam mesin.

Tidak hanya pada tekanan air, power supply pada mesin pun dapat membuat sinar laser menjadi meredup dan tidak keluar. Karena, power supply dapat mengalami kerusakan seperti mati. Namun, bagi Anda yang memiliki mesin dengan power supply yang mati, agar tidak membukanya sendiri. Karena umumnya, pada mesin untuk grafir memiliki kekuatan sampai dengan 20 ribu volt, bahkan lebih.

Nah, apabila Anda sudah memeriksa tekanan air dan power supply, tetapi tidak ada masalah sedangkan laser tidak kunjung membaik bahkan masih tetap menghilang, bisa jadi terdapat masalah atau kebocoran pada tabung laser dari mesinnya. Anda harus memastikan jika tabung mesin untuk grafir sudah dikunci dan dipresisi dengan benar.

Grafir Akrilik
Hasil grafir akrilik. Gambar diambil dari Pinterest.

Sistem Pembuangan Angin yang Tidak Berfungsi

Memang, sistem pembuangan termasuk ringkih karena mudah sekali mengalami kerusakan. Hal ini disebabkan karena setiap material yang diukir memiliki debu sendiri, dan seringnya menempel pada mesin pembuangan. Maka dari itu, Anda harus rutin membersihkan sistem pembuangan angin ini agar tidak mengalami kerusakan.

Itulah ulasan mengenai tips memperbaiki mesin grafir besi dan material yang lainnya. Semoga artikel ini bermanfaat, ya.